Jadilah Orang " KeBANYAKkan "... Kalau ingin " Selalu GAGAL" !!!

You KuSaKiTi... karena KuSaYaNgi....

Jadilah Orang " GILA "... Kalau  ingin " SUKSES ".... !!!

 
 
     
 
 
Byethost Free Hosting

Ebook Gratis !!!

  

  

Byethost Free Hosting  

Login Form






Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!
Breaking News ! ' Sinyo Semper ' Pantas Masuk Hotel Prodeo !!! Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh MasIdan   
Jumat, 09 Mei 2008
 
Breaking News !
' Sinyo Semper ' Pantas Masuk Hotel Prodeo !!!





Pacaran dengan anak umur 16 tahun..... ????
Satu pertanyaan sekaligus semua jawaban !!!!


Apalagi ' Sinyo '  Dhuda !
Yang pernah ditinggal lari Bininya !

Apapun itu....... !
Membangun Asmara dengan anak umur 16 tahun..............
Adalah kesalahan besar yang harus ditanggung oleh Sinyo !

Tiga bulan hubungan ada !
Dengan anak-anak !
Dhuda lagi ?
Sang anakpun kehilangan Mahkota !
Sebuah hubungan yang sangat masuk akal.......,
Untuk takkan pernah mendapat restu Ortu anak !

Terjawab sudah !
Siapakah durjana yang telah menodainya !
Orang tua pasti tahu di mana perubahan itu ada !
Si Sinyo pun berusaha mengelak cari penyelamatan muka !
He... he.... he..... !

Hubungan Asmara...... ?

Semakin ditekan !
Semakin kuat !
Semakin ditekan semakin gila !
Semakin ditekan semakin Pasrah..... !
Pasrah dengan Dhuda lupa dunia !
Tergila-gila  ???
Tak pernah menyadarinya !

Semeleketeee.............!!
Kalau sang dhuda tidak segera menjadi Singa !

Apapun itu............ ??

Memakan anak !
Mau dikejar-kejar kek !
Mau dijebak kek !
Mau masang-masang kek !
Dasar tokek !
Dhuda tua pastilah yang menodai !!

Semeleteheeeekkk....... !
Maka.....,
Harus rela singgah di singgasana terali baja !

Logika apapun !
Kondisi apapun !
Situasi apapun !
Dengan anak 16 tahunnn.... ?

Sang dhuda yang seharusnya melindunginya....
Malah...... !
Tak bisa mengendalikan konaknya !
Maka.......,
Hanya orang tua " Bedebahlah " yang mau memakannya !

Dasar dhuda singa tua !
Tak tahu diri !
Tak direstui !

Loeee... Makan lagi.. !

Dasar Kampret !
Kecepret !
Bangsanya Somprett... !


Sekali lagi...... !
Berulang-ulang kali.... !


Pembela hukum itu !
Penegak hukum itu !
Memang banyak Semprooolllnya !

Tak punya hati !
Tak punya nurani !
Masih saja berusaha menyelamatkannya !
Penjahatnya penjahat konak asusila !

Selalu saja !
Yang penting menangnya !
Damainya !
Menyelamatkannya !
Suksesss.... !
Sukses....!
Maka....,
Vuluspun bagai mengalir deras !
Uang !
Uaaaannggg..... !
Uang !
Mata uang !
Uang bermata !
Otak uang !
Hati uang !
Nurani uang !
Jiwa dan badanpun berupa uang !

Persetan... !
Dengan masa depan anak-anak gadis yang belum paham apa-apa !

Habis sudah !
Tingggal sisa-sisa !
Dimakan orang tuanya Singa !
Apapun cara yang bisa !
Dari kelicikan sampai disogok uang segede jalanan !

Gak punya otak !
Otak uang !
Otaknya udang !


Pembela hukum !
Tahunya undang-undang !
Undang-undang yang bisa diuangkan !
Undang-undang penuh kelicikan !
Undang-undang tak punya hati !
Nurani !

Orang tua makan anak-anak !
Tak mau tahu dengannya nanti !
Yang penting......,
Undang-undang mata uang !
Undang-undang penuh kelicikan !
Kekejaman !
Tanpa prikemanusiaan !
Menyelamatkan !
Orang tua !
Dhuda !
Makan anak-anak !

Jayalah dunia.... !
Tapi jangan bangga !
Akherat takkan pernah mau menerima !
Dasar otak uang !
Otaknya udang !

Bukan otak keadilan !


Shanty......
Janganlah diammmm.....,
Janganlah menyalahkan dirimu !
Ungkapkanlah dengan Gamblang !
Siapakah yang telah memakanmu !

Kau tidak salah !
Kau masih anak-anak !
Belum begitu paham !
Jangan pernah menyalahkan dirimu !

Karena telah mau dimakan !
Dimakan orang menjelang Bangka !

Ayolah.... !
Jangan Diam !
Ceritakanlah dengan gamblang !
Kau tidak salah !
Ungkapkanlah kebenarannya !

Janganlah terpana !
Jangannnn......
Terpana !
Oleh janji dan rayuan otak udang !
Mau membeli mahkota dengan uang !
Oleh para otak undang-undang !
Otak uang !
Otak udang !

Hidupmua kan datang !
Takkan bisa dibayar dengan uang !
Walau harus dibayar dengan Bilik Rumah Terali besi !
Semuanya belum cukup !
Takkan pernah cukup !

Apapun itu !
Untuk membeli masa depan !
Dari badan yang sudah kerontang !
Kerontang oleh kekurang mengertian !
Ketidakpahaman !
Telah dimakan !
Dimakan..... !
Badan dan masa depan !
Oleh pemuda tua bangka !
Pemuda tua berhati singa !
Bangsa singa rajanya tega !
Juga raja udang !
Otaknya juga seperti udang juga !

Jangan pernah salahkan dirimu !
Kembalilah kepada yang melahirkanmu !

Bukalah semua kejadian !
Dengan Gamblang !
Hingga kamu lebih siap menatap masa depan !
Masih banyak peluang !
Bukan peluang untuk otaknya udang !


Dan.........,
Biarkanlah si otak udang raja singa itu !
Bisa istirahat !
Bisa merenung !
Bisa menjadi contoh !
Contoh para otaknya udang !

Biar...
Biarkanlah.....,
Menyesali....
Mengefaluasi....
Tobat.... !
Di rumah penyesalan !
Rumah perenungan !
Pengasingan !
Rumah bilik penuh pagar berduri !
Sebagaimana.....
Hatinya yang penuh duri...... !


Ku tunggu kau " Sinyo Semper " !
Di Rumah Nyaman Pengasingan !

Bersiap-siaplah !
Walau sempat selamat !

Ku ucapkan selamat !
Karena masih ada waktu untuk tobat !

Bersiap-siaplah !
Untuk bisa bermimpi di rumah perenungan !

Selamat.....
Selamat !
Masih ada waktu untuk Tobat !!!
Selamat !
Sinyo Semper !


ttd Masidan.
Jogja, 9 mei 2008.
 

Comments
Add NewSearchRSS
wow power leveling IP:123.145.184.201 | 2009-08-05 09:28:13
Such as the Burning wow gold and wow power leveling or wow gold
wow power leveling - hhhhhh 来祝贺 IP:123.145.170.148 | 2009-10-16 05:16:54
I think wow gold and wow gold or wow power leveling
Write comment
Name:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 

Powered by JoomlaCommentCopyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.Homepage: http://cavo.co.nr/

Terakhir kali diperbaharui ( Selasa, 02 Desember 2008 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Google


 Locations of visitors to this page

 
 
site statistics
Hari ini129
Kemarin...125
Minggu ini...1072
Bulan ini...1914
 

Pesan/Iklan Gratis !



Free chat widget @ ShoutMix
Byethost Free Hosting